BERBAGI KISAH HIDUP

Mari Berbagi Pengalaman dan Pengetahuan …

  • Recent Posts

  • Blogroll

Harga Bensin Seharusnya Rp. 9.000,- …

Posted by widayatwsb on 04/04/2012

Pemerintah batal menaikkan harga BBM jenis premium dari Rp. 4.500,- menjadi Rp. 6.000,-. Walaupun sifatnya hanya menunda tetapi sungguh sangat disayangkan. Karena akan lebih banyak lagi dana yang terbuang percuma untuk membiayai subsidi BBM yang tidak tepat sasaran karena kebanyakan justru dinikmati oleh kalangan berada.

Saya termasuk orang yang menilai bahwa Pemerintah melakukan kesalahan jika harga premium dinaikkan menjadi Rp. 6.000,-. Karena seharusnya harga premium untuk kendaraan pribadi idealnya adalah Rp. 9.000,-. Jadi kalau dengan menaikkan harga premium menjadi Rp. 6.000,- pemerintah akan menghemat biaya subsidi sebesar Rp. 48 trilyun, maka dengan menaikkan harga premium menjadi Rp. 9.000,- dana subsidi yang dihemat dapat mencapai angka Rp. 100 trilyun. Bahkan pemerintah masih akan mendapat tambahan pemasukan dari setoran laba Pertamina karena dengan harga Rp. 9.000,- Pertamina akan meraup laba besar.

Lalu bagaimana dengan nasib rakyat miskin, para petani kecil, kaum buruh, nelayan, sopir angkot, dan lain-lain. Itu masalah yang mudah sekali diatasi. Bukankah pemerintah memiliki dana segar sebesar Rp. 100 trilyun? Banyak sekali yang bisa dilakukan dengan uang sebanyak itu.

Kita kupas satu per satu:

1. Masalah Pendidikan.

* Pemerintah bisa langsung menerapkan Wajib Belajar 12 tahun dan tentunya gratis mulai tahun depan.

* Jumlah beasiswa untuk mahasiswa miskin dan mahasiswa berprestasi bisa ditingkatkan.

* Masalah pendidikan selesai.

2. Masalah Transportasi.

* Harga jual BBM untuk kendaraan berplat kuning dan nelayan ditetapkan sebesar Rp. 3.000,-. Dengan demikian biaya transportasi untuk anak sekolah, buruh, karyawan, rakyat miskin dan ongkos angkut untuk sayur-mayur, tangkapan laut, produk pertanian, produksi pabrik dan lain-lain turun drastis.

Lalu bagaimana kalau sopir angkot bukannya cari penumpang tapi malah jualan bensin? Beli bensin sebanyak-banyaknya dengan hargaRp. 3.000,- dijual Rp. 8.000,- (di bawah harga pasar). Untung Rp. 5.000,- per liter tanpa keluar keringat daripada capek-capek narik cari penumpang. Lumayan kan ?

Gampang diatasi!

Mengontrol jumlah pembelian bensin.

Buat sistem terkoneksi antar SPBU khusus untuk pengawasan pembelian bensin oleh angkutan umum. Basis datanya adalah nomor plat. Jadi setiap melakukan pembelian, maka petugas SPBU harus merekam plat nomor beserta jumlah liter pembeliannya. Jadi setiap melakukan pembelian, akan diketahui jatah bensin yang masih bisa dibeli.

Misalnya jatah untuk satu mobil angkot per hari adalah 100 liter, maka jika angkot itu telah melakukan pengisian di SPBU A sebanyak 60 liter, maka jatah maksimal pembelian BBM di SPBU berikutnya tinggal 40 liter. Ini bisa dilihat melalui sebuah sistem online (software semacam ini sangat sederhana dan membuatnya adalah pekerjaan ringan bagi seorang programmer). Program ini juga otomatis akan memaksa SPBU melakukan kontrol ketat dalam penjualan BBM bersubsidi agar tidak mengalami kerugian.

Skema yang sama dapat digunakan dikalangan nelayan.

Bagaimana mencegah sopir angkot menjadi penjual bensin daripada menarik angkot?

Bisa diatasi dengan teknologi barcode seperti yang lazim dipergunakan di supermarket. Untuk memastikan bahwa sopir angkot mengoperasikan mobil angkotnya, di setiap atap mobil angkot di buat barcode. Mesin pembaca barcode diletakkan di atas pintu gerbang setiap terminal.

Sebagai contoh sebuah mobil angkot jurusan Senen-Kampung Melayu dengan kode barcode untuk nomor plat B 1234 AK. Setiap keluar masuk terminal Senen dan terminal Kampung Melayu maka secara otomatis mesin akan membacanya dan memberitahukan ke sistem bahwa angkot dengan nomor tersebut telah melintas. Jumlah kewajiban trayek disesuaikan dengan jatah bensin. Misalnya angkot dengan jatah bensin 100 liter maka dia wajib bolak-balik Senen-Kampung Melayu sebanyak 4 kali (8 kali perjalanan).

Bagaimana jika angkot pura-pura mogok agar dapat menjual bensin yang dibelinya?

Ada toleransi tertentu bahwa sebuah angkot boleh mogok berapa kali dalam sebulan. Misalnya batasnya adalah 2 kali sebulan.

Lalu bagaimana jika angkot benar-benar mogok lebih dari 2 kali sebulan?

Itu adalah sebuah sinyal positif bahwa angkot tersebut sudah selayaknya diganti atau dijadikan besi tua.

3. Masalah Pertanian

Dana subsidi untuk pupuk dan pengadaan bibit unggul ditingkatkan. Ini akan mengangkat daya saing produk pertanian Indonesia. Nasib petani akan terangkat. Kesejahteraan yang meningkat membuat mereka dapat menyekolahkan anaknya ke jenjang yang lebih tinggi. Pendidikan meningkat berarti kemampuan meningkat. Anak-anak petani akan menjadi orang-orang pintar yang mampu membuka lapangan kerja. Pengangguran berkurang. Angka kriminalitas turun. Daya beli rakyat akan meningkat dan mereka akan mampu membeli barang-barang yang diproduksi oleh pabrik. Permintaan yang meningkat akan membuat pabrik meningkatkan produksi. Peningkatan produksi berarti membutuhkan lebih banyak tenaga kerja baru. Semua TKI di luar negeri ditarik kembali ke Indonesia. Justru tenaga kerja dari luar negeri yang akhirnya masuk ke Indonesia. Martabat Indonesia naik.

4. Kemacetan dan Polusi

Saya contohkan untuk kasus kota yang katanya paling rumit dan kompleks, yaitu Jakarta.

Mahalnya harga premium untuk kendaraan pribadi ditambah ongkos angkutan kendaraan yang sangat terjangkau membuat paling tidak 50 persen kendaraan pribadi menghilang dari jalanan. Yang tersisa hanya mobil dan motor milik orang-orang kaya yang mampu membeli premium dan punya hak lebih karena mereka membayar pajak lebih tinggi dan orang-orang sok kaya yang juga punya hak, yaitu hak mendapat hukuman berupa kekurangan uang dan hidup pontang-panting karena nekat membeli bensin berharga mahal.

Jalanan lancar, pengiriman barang cepat dan tepat waktu membuat daya saing barang-barang dari Indonesia dapat bersaing di pasar internasional. Ekspor meningkat. Devisa masuk dalam jumlah besar.Polusi berkurang dalam jumlah yang tidak diperkirakan sebelumnya membuat udara Jakarta tiba-tiba bersih. Udara bersih membuat kesehatan penduduk Jakarta membaik.

Pengeluaran untuk berobat berkurang dan berubah menjadi pengeluaran untuk kebutuhan tersier seperti bertamasya ke kota lain di Indonesia. Medan, Bali, Yogyakarta, Raja Ampat, Lombok, Makasar, Ambon, dan kota-kota lain akan mendapat limpahan rupiah dari orang-orang Jakarta yang mampu mengangkat perekonomian setempat. Siklus kebangkitan ekonomi seperti yang terjadi di Jakarta terjadi di seluruh kota di Indonesia.

Bagaimana dengan ketersediaan angkutan umum?

Bukankah pemerintah memiliki dana segar ratusan trilyun? Dengan uang yang tersedia pemerintah bisa membeli 1000 bus baru untuk memperpendek daftar tunggu Bus Trans Jakarta di setiap shelter. Membeli kereta api baru dan menambah rangkaian gerbong, membuat rel ganda merealisasikan jenis MRT lain. Juga membuat subway (stasiun kereta api bawah tanah).

Lalu bagaimana dengan daya angkut mobil angkutan umum seperti mikrolet, metromini, kopaja, dan lain-lain?

Tidak perlu dikhawatirkan!

Kalangan swasta selalu lebih gesit dan lebih pandai membaca peluang daripada pemerintah. Perusahaan akan langsung mengajukan pinjaman ke bank untk pengadaan armada baru. Melihat jumlah penumpang yang melimpah ruah pihak bank akan menilai bahwa bisnis ini sangat porspektif. Kalangan perbankan tidak akan ragu-ragu mengucurkan kredit. Perekonomian berputar kencang. Angka pengangguran dan kriminalitas rendah. Dengan pemasukan yang diterima, pemerintah mengangkat sedikit pengangguran yang tersisa dari kalangan berpendidikan rendah menjadi tenaga kebersihan.

Kota Jakarta menjadi kota dengan udara bersih, lingkungan bersih dan teratur, lalu lintas lancar, aman dari tindakan kriminalitas dan harga barang lebih murah. Persyaratan yang diperlukan untuk menarik datangnya wisatawan terpenuhi. Turis mancanegara berbondong-bondong mengunjungi ibukota membawa masuk devisa. Kembali pemerintah mendapat pemasukan besar. Karena rakyat sudah makmur kini pemerintah tinggal memikirkan kebutuhan tersiernya, yaitu olahraga dan militer.

Dukungan dana yang melimpah membuat prestasi olahraga Indonesia kembali disegani. Supremasi bulu tangkis dunia kembali direbut. Proyek 8 tahun lolos Piala Dunia sepakbola digarap serius. Pada tahun 2022 untuk pertama kalinya Indonesia lolos ke Piala Dunia.

TNI membeli berbagai jenis peralatan tempur dengan prioritas produk dalam negeri. Jika belum mampu diproduksi sendiri di dalam negeri, peralatan tempur diimpor dengan disertai perjanjian transfer teknologi. Pada akhir tahun 2016 Indonesia sudah memiliki 500 jet tempur canggih, 1000 MBT (Main Battle Tank) modern, 400 kapal perang baru dan 10 kapal selam. Tahun 2018 Indonesia sudah meluncurkan roket sendiri untuk memasang satelit terbaru rancangan bersama ITB, ITS dan BPPT. Tahun 2020 PLTN terealisasi dan ketergantungan PLN terhadap BBM menurun drastis. Negara tetangga tidak berani lagi sembarangan mendikte atau membuat konfrontasi dengan Indonesia. Indonesia kembali diperhitungkan di dunia internasional.

Lalu apakah semuanya bisa semudah itu?

Memang semudah itu jika semua berjalan normal. Yang membuat itu semua susah terwujud adalah adanya orang-orang yang mencari popularitas murahan untuk menarik hati rakyat, menghambat pengadaan bus baru demi segepok uang untuk kepentingan pribadi, mengutip pungli dengan mempersulit perizinan angkot baru, orang-orang yang takut kehilangan penghasilan dari pungli yang dikutip dari angkot yang keluar masuk terminal, makelar yang selalu mencuri-curi kesempatan untuk mendapat uang mudah. Juga adanya pejabat yang susah membubuhkan tanda tangan dengan alasan biar kelihatan berwibawa atau takut pihak lain memperoleh keuntungan. Gambaran sebuah pribadi tanpa jiwa pengabdian.

Lalu siapa yang bisa mengatasi semua ini?

Sangat mudah. Kita hanya perlu mencari seseorang yang memenuhi syarat untuk menjadi pemimpin. Pemimpin yang memberi ketauladanan dalam sikap dan mampu menginspirasi anak buahnya untuk bekerja keras dan tidak tergiur pada segala sesuatu yang bersifat instan seperti uang mudah dan popularitas murahan. Bawahan tidak mesti harus hebat seperti pemimpinnya, tetapi cukup menjalankan apa yang menjadi tugasnya tanpa memperlambat apalagi menghambatnya dengan dalih atau kepentingan apapun.

Lalu kriteria pemimpin seperti apa yang harus kita pilih?

Kriterianya adalah:

a. Pekerja keras.

Artinya mau bekerja keras dan mengorbankan waktu demi kepentingan rakyat. Bukan mengutamakan kepentingan diri sendiri, keluarga, golongan atau partainya.

b. Tidak suka mengambil uang negara untuk keuntungan pribadi.

Artinya tidak pernah terlibat atau terindikasi terlibat secara langsung ataupun tidak langsung dengan kasus korupsi.

c. Tidak menyukai birokrasi dan aturan protokoler berlebihan seperti penggunaan kendaraan pengawal.

Artinya dia mau ikut merasakan apa yang dirasakan rakyatnya. Merasakan sebalnya macet. Gerahnya udara jalanan yang panas. Muaknya merasakan berdesak-desakan setiap hari, dan lain-lain. Seorang pejabat yang selalu menggunakan pasukan pengawal kemanapun dia pergi itu karena hanya itulah satu-satunya hal yang bisa dia banggakan. Wibawa yang bisa dia tunjukkan adalah bahwa jika pergi dia menggunakan pengawalan untuk menunjukkan betapa pentingnya dia dan jabatan yang dia sandang.

d. Dekat dengan rakyat.

Artinya dia mau mendengar langsung dari mulut pertama apa saja permasalahan yang dihadapi rakyatnya. Bukan melulu berdasarkan data Biro Pusat Statistik, laporan para menteri koalisi yang pasti merasa prestasi kementeriannya layak mendapat acungan jempol, bawahan yang ABS, dan lain-lain.

e. Tidak ragu-ragu mengambil keputusan demi kemaslahatan bersama.

Artinya bukan pemimpin yang takut reputasinya turun karena menaikkan harga BBM. Lebih-lebih para pemimpin dan anggota parpol bunglon yang pura-pura membela kepentingan rakyat dengan menentang penaikan harga BBM padahal maksud yang sebenarnya agar mereka dipilih pada pemilu berikutnya.

Sekarang semua tergantung Anda, tergantung kita. Kitalah yang harus menemukan dan memilih Pemimpin dengan kriteria seperti di atas.

Pertanyaannya adalah:

Menurut Anda siapakah “orang itu” ???


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?


67 Responses to “Harga Bensin Seharusnya Rp. 9.000,- …”

  1.   Toko Online Herbal Says:

    saya setuju 1000% dengan anda. baca berita ada mobil alprat keparat yang minum premium bikin mau muntah saja.

  2.   ely susianti Says:

    Wah anda pandai sekali, tp anda melupakan 1 hal, bahwa korupsi di negara kita hampir2 tdk bisa dibasmi, apa anda yakin bahwa 10o triliun itu pasti untuk kesejahteraan rakyat ?? . saya org kecil yg pasti ga akan mampu hidup bila BBM benar2 9000 seperti gagasan anda. mksh

  3.   liya Says:

    saya setuju BBM harus naik dan tidak boleh ditunda lagi, tapi kalau harga premium dibedakan untuk mobil pribadi dan mobil angkot saya tidak setuju. bagaimana kalau semua supir angkot jualan bensin, tidak ada yg narik penumpang, orang-orang yang ga punya kendaraan naik apa?? trus bagaimana solusi untuk pengendara motor bebek / vespa?? masa harus beli BBM Rp. 9000.
    Untuk biaya pengadaan software yang bisa mengontrol batas pembelian BBM masing2 kendaraan juga pasti mahal + butuh database besar, belum lg biaya maintenance-nya. Kecuali ada orang yg mau nyumbangin software + server database + maintenance gratis! mungkin widayatwsb bisa menyumbang??

  4.   Kuli Panggul Says:

    saya numpang ketawa aja bos.. :ngakak

  5.   hendrik Says:

    Terlalu rumit membedakan harga BBM, tetapkan jadi 1 harga saja, tinggal mobil tahun 2005 ke atas pajaknya dinaikan dengan asumsi berapa konsumsi mobil tersebut menggunakan BBm subsidi tinggal tambahkan saja ke Pajak. Karena yang banyak pake BBM kan kendaraan maka ini tepat sasaran, hasil penerimaan pajak itu baru di distribusikan ke pendidikan dll. (simple dan tepat sasaran)

  6.   widayatwsb Says:

    Lha itu saya mengajukan road map-nya mbak.
    Harus ada pemimpin yang mampu mengispirasi rakyat dan bawahannya untuk bertindak.
    Dengan ketersediaan armada angkutan umum yang memadai dan tarifnya yang murah kita tidak perlu lagi susah payah membeli bensin seharga Rp. 9.000,- mbak.
    Biarkan orang-orang kaya dan orang-orang nekad dari golongan ekonomi pas-pasan nekad yang membelinya …
    Makasih ya mbak …

  7.   widayatwsb Says:

    Tidak ada peralatan yang dipasang di angkot mbak.
    Data yang diperlukan dari angkot hanyalah nomor polisi dan kode barcode (kode baris yang ada di setiap barang untuk membaca harga di supermaket/mini market). Diangkot hanya dipasang barcode di atap. Terserah dengan sablon atau stiker.
    Peralatan berupa scanner untuk pembaca barcode hanya ada di terminal-terminal.
    Sedangkan komputer untuk memantau pembelian hanya ada di SPBU.
    Jadi perawatannya cukup diberikan kepada pengelola terminal dan pengelola SPBU.
    Terima kasih mbak.

  8.   Elan Says:

    siapa ya yang kira2 mau mengawali ini, bikin gebrakan kayak gini?

  9.   cool me Says:

    Menurut mas siapa “orang itu”? Sepertinya mas ini kader Demokrat yah…..
    Perbaiki dulu kesejahteraan rakyat dan kenyangi mereka….. jika rakyat sejahtera dan kenyang….maka semua hal yg mas sebut di atas bisa di jalankan.
    Teman saya pernah cerita, dia pernah ketemu seorant turis jepang, ternyata turis itu hobi banget borong batik indonesia. ketika ditanya kenapa borong batik indonesia? jawaban dia simple, saya sdh kenyang.
    Artinya turis jepang ini sdh sejahtera, jadi tidak perlu memikirkan lagi mau makan apa esok.

  10.   lette Says:

    Pemikiran yang cerdas…
    tapi sepertinya selama generasi kita saat ini masih penghuni Indonesia, tidak mungkin itu terjadi.
    Mungkin kalau kita dipotong 1 generasi alias anak2 kita yang lugu dan membangun Indonesia tanpa kita baru bisa pemikiran anda terwujud…

  11.   redy Says:

    Betul-betul suatu solusi, bukan sekedar demo anarki belaka. trims atas pencerahannya.

  12.   benjut Says:

    teori itu dari dulu gampang coba prakteknya pasti di korupsi itu uang 100trilyun..

  13.   Feno Says:

    Sebenarnya saya yakin pemerintah pasti juga punya ide lain yg secemerlang anda. Hanya saja permasalahannya seperti yg anda bilang di akhir paragraf, yaitu siapakah orang itu ???.

    Kalau dibilang pesimis untuk saat ini, saya terus terang bilang iya.. Terlalu banyak kebocoran dana pemerintah, baik itu harga minyak Rp 4.500, Rp 6.000, ataupun Rp 9.000.

  14.   kikils Says:

    untuk mengatasi sopir angkot rasanya akan sangat sulit

  15.   bimbi Says:

    bodoh jgn dipiara dong. tiap bbm naik, harga sembako naik, lain2nya ikutan naik. ekonomi rakyat merosot, indonesia makin gak maju. dari dulu2 indonesia cuma negara berkembang. ya dikarenakan kenaikan bbm itu. 100trilyun utk membantu org miskin? jd org miskin harus berusaha sendiri. moral bangsa ini kog harapin bantuan org terus ya?

  16.   papa234 Says:

    Wah,naiknya BBM di kita tu gak buat etung2an pean..uangnya tu buat cammacam..mmng susah cari orang dng syarat pean..yg dekat2 cak Dahlan Iskhan..coba pean tari dia,apa sanggup..klo gak sanggup ya gak ada lagi..pkrn pean baik tapi gak operasional..

  17.   widayatwsb Says:

    Harga sembako naik karena ongkos angkut barang dagangan ikutan naik dengan naiknya harga BBM.
    Dengan skema sesuai tulisan saya ongkos angkut justru akan turun. Dengan skema itu tidak ada satupun alasan ekonomi yang membuat harga sembako bakalan naik.
    Ada ide lebih bagus ?
    Terima kasih.

  18.   diki Says:

    Salut,
    Ilustrasi anda sangat gamblang.
    Saya setuju argumennya, memang yang diperlukan adalah seorang pemimpin yang berani yang tidak pernah mengutip uang negara/rakyat baik secara pribadi maupun melalui keluarga/anteknya.

    Sehingga di saat ada hantaman dari lawan politik akan dengan mudah dipatahkan karena dia, keluarga dan anteknya tidak hidup dari uang negara. Tapi tidak berarti mereka tidak boleh berbisnis, namun hanya di ijinkan apabila bisnisnya tidak bersentuhan dengan APBN.

    Dan menurut saya yang terberat adalah mengalahkan mafia politik di gedung kura-kura itu.

    Salam

  19.   huron Says:

    wah , saya juga sempat mempunyai ide yang mirip dengan anda bung . jujur kita butuh suatu gebrakan / penggerak untuk dapat melaksanakan hal tersebut . Memang kalau dipikir-pikir infrastruktur biar hal ini terjadi akan butuh waktu . namun apabila tidak ada action , maka hal ini akan tertunda terus dan tidak akan selesai-selesai . Jujur kalo saya sih memang tidak setuju kalau harga pengecer kalangan menengah kebawah dapet harga “3000″ . kenapa ? jujur perbedaannya harganya terlalu jauh. Kalau boleh saya mau menambahkan ide saya :
    1) pertama asumsi saya harga bensin mungkin tetap naik jadi 6000/7000 (max)
    2) diciptakan suatu alat / kartu chip / smartcard yang dapat membatasi pembelian premium dengan harga murah ->
    memang mungkin alatnya butuh database online / maintenance , tapi saya rasa hal ini pelan2 akan semakin kecil dan terasa imbasnya untuk kepentingan banyak orang.
    kartu ini tugasnya untuk membatasi jumlah pembelian tiap2 individu / pemilik kendaraan . anggap hanya 30liter per minggu dengan harga tetap 4500. kelebihan dari itu dianggap harus beli harga normal 6000 , dengan ini saya asumsi kalo dia jadi jualan bensin 1000×30=30rb perminggu,jumlah ini mungkin masih relatif dibilang lebih kecil daripada bekerja “narik angkot”, sehingga angkot pun akan tetap melaksanakan pekerjaannya sehari2)

    3) ada pembatasan yang jelas mengenai siapa yang berhak memiliki kartu ini , contoh ini dibagikan kepada yang memiliki mobil pembuatan dibawah tahun 2000 ( misalkan ) atau kendaraan dengan harga dibawah 40juta ( misalkan ) . memang kartu bisa dipindahtangankan , tapi apa orang tersebut mau minjemin kartu tsb demi keuntungan orang lain ?

    sekian ide saya . semoga orang yang membaca juga dapat mengerti , betapa teknologi dapat digunakan untuk kepentingan seluruh rakyat dan juga memudahkan kita manusia untuk “membatasi” diri dan juga memantau apa yang sudah seharusnya milik orang lain. ( menurunkan tingkat egoisme diri kita masing2 secara kesadaran diri )

    awalnya semua egois . saya juga yakin kalo saya menolak bbm naik , secara pengeluaran akan bertambah , NAMUN saya tidak akan menolak apabila tindakan PEMERINTAH bisa memajukan KESEJAHTERAAN RAKYAT. apabila tidak sekarang, kapan lagi ? apabila disalahgunakan , siapa lagi yang rugi ? anak cucu kita ? dan terus menerus kehidupan kita sampai akhir akan menurun menjadi dendam yang berkepanjangan . kebiasaan yang terus menerus kita wariskan ?

    MARILAH kita coba menjadi LEBIH baik dari SEKARANG !

    terima kasih . ( sori kalo kepanjangan )

  20.   hend Says:

    ach……!!! puszing…..yang perlu kita BENAHI DIRI KITA SENDIRI harus sepakat untuk hal ini. karena dengan cara dan model apapun org kita pinter ngakalinya…org kita di beri 1000 penghalang pasti akan mencari satu lobang tuk melewatinya…kasian anak cucu kita kelak.

  21.   hend Says:

    MARI KITA SAMA SAMA SADAR, BAHU MEMBAHU UNTUK MASA DEPAN NEGARA KITA HILANGKAN BUDAYA KORUPSI….kalo BBM memang harus naik ya naik aja sewajarnya, setelah pemerintah mengurangi anggaran2 yang sifatnya foya2 ini. jangan rakyat sudah bayar pajak ini itu suruh hemat&irit tp pemerintah enggak profesional foya2 korupsi tetap merajalela Sadaaaaaaaar……!!!!

  22.   ee Says:

    Solusinya: gantung tuh para koruptor yg ngambil 1M ke atas. Nasionalisasi Sumber Daya Energi. Habis itu tidak masalah lagi harga BBM mau dijadiin berapa saja. Bisa 10 ribu atau dituruni jadi 2 ribu saja. Karena sebenarnya sumber daya yg disediakan Tuhan buat rakyat Indonesia lebih dari cukup, tinggal memperbaiki pengelolaannya saja. Ingat bahan bakar bukan cuma BBM, kita punya tambang Batubara dan Gas yang berlimpah. Oh ya, jangan lupa nasionalisasi juga tambang2 besar. Darisana saja sudah cukup untuk membiayai APBN. Jadi tarik pajak cukup 1%. Jadi makmur deh Indonesiaku.

  23.   bejo Says:

    bagus sekali tapi saya tidak yakin penguasa kita mau melakukannya. kecil kemungkinannya. bukannya mereka tidak mampu melakukan yang terbaik buat bangsa ini tapi mereka memang tidak MAU. mereka memang sengaja bikin rakyat ini tetap bodoh dan miskin

  24.   Alam Says:

    Anda pasti masih mahasiswa ? uangnya pasti masih minta dari orang tua, karena kalau anda sudah lulus jadi mahasiswa dan sudah mulai mencari uang sendiri, anda pasti tidak menulis sambil bermimpi.

    Hehehehe… lanjuutkan….

  25.   fajar Says:

    adakah orang bisa seperti itu????
    tulisan anda bagus sekali. Rasanya jikalau semua itu terwujud, rasanya hidup serasa di surga… semoga suatu hari nanti bisa terwujud seperti itu.

  26.   odjoss Says:

    ide yang bagus….bagus untuk menambah pembendaharaan ide2 kreatif bafi para koruptor….sayang nazaruddin lagi disidang…ingat bos kejahatan bukan hanya ada niat tapi terbukanya juga kesempatan….utk 100 triliyun kesempatan apa yang tidak bisa dibuat oleh pejabat2 dan pengusaha2 “pintar” di indonesia???…susah saat ini mencari pejabat yang berpikiran “bersih” seperti anda

  27.   JUAL BAJU COUPLE MURAH Says:

    Menurutku, selama perubahan apa pun itu, selama dalam rangka untuk kesejahteraan bersama, seharusnya perubahan tersebut dapat diterima oleh semua masyarakat. Tapi perlu ditekankan semua hal tersebut harus DILAKUKAN (ACTION) SECARA BERSAMA. Dalam hal tersebut, jangan ada pihak yang merasa dirugikan. Seperti yang pernah disuarakan oleh masyarakat, “BBM boleh dinaikan, asal korupsi juga diberantas” Indahnya berbagi. :D

    LEMARI CINTA
    Membantu Kamu dan Doi Selalu Tampil Beda Dalam Setiap Suasana

  28.   diandono Says:

    idenya bagus mas, pada prakteknya setiap yang mempermudah pengontrolan selalu dipersulit dan direcokin karena akan mengganggu ‘obyekan para oknum’, e-KTP contohnya.

  29.   widayatwsb Says:

    Ide sampeyan mirip yang dikemukan Pak Dahlan Iskan. Jangan-2 dia nyontek ya? Ha .. ha .. haa …
    Sekonyol apapun sebuah ide jika itu diniatkan untuk memperbaiki keadaan harus dihargai. Kita tetap harus punya cita-cita. Siapa tahu suatu saat ide dari para blogger Detik bisa membantu pemerintah mengatasi masalah …
    Terima kasih ya …

  30.   Cahyo Bagyo Says:

    Harga naik BBM ditunda? = to late dah, harga2 dah terlanjur membumbung…siapa yang menanggung n siapa yang mau jawab,gimana…?rek2, Siapa yang berani menurunkan harga..!gusti2 mugi paringana sabar!

  31.   widayatwsb Says:

    Itu akan selalu terjadi sebelum ada pemimpin yang mampu menginspirasi dan memberi contoh bawahannya untuk hidup sesuai gaji yang diterima (selama ini di Jakarta belum ada kan?)

  32.   widayatwsb Says:

    Keikhlasan dan prasangka baik juga diperlukan. Kadang-kadang ada yang tidak mau mengeluarkan izin karena dia merasa seharusnya dapat bagian keuntungan dari para pengusaha.
    Contoh:
    Pihak yang berwenang mengeluarkan izin operasional angkot.
    Dia merasa bahwa seharusnya dia mendapat bagian karena dia telah membantu pengusaha angkot.
    Padahal semua bayaran atas apa yang dilkerkakan sudah dia dapatkan, yaitu gaji yang dia terima setiap bulan sebagai seorang PNS.
    Kalau pengen kaya ya keluar dari PNS dan ikut beli angkot saja sekalian …

  33.   haeru Says:

    Bagaimana dengan para pekarja yang sehari-harinya menggunakan sepeda motor untuk mengantar surat,barang,mengojek dsb.. Apa mungkin mereka mampu membeli BBM dengan harga Rp.9000 per liter..?? Harusnya pemerintah mencari solusi lain untuk menghemat anggaran belanja negara.Terlalu banyak kasus di negeri,korupsi sudah menjalar kemana-mana,harusnya itu yg menjadi skala prioritas.Memiskinkan para koruptor adalah jln terbaik untuk mengembalikan uang negara..
    Trim’s

  34.   Ar Says:

    Kalo menurut saya idealnya harga BBM Rp20,000, karena di Eropa dan Turki sudah diatas US$2/l, permasalahanya, seandainya ada kelebihan dari subsidi, atau subsidi dihilangkan, dan “agreement” dengan operator perusahaan minyak dirubah, dan kita bangun kilang sendiri, tentunya kita tidak akan menderita, dan para koruptor yg besar2 harus di hukum mati.Kalau tidak percuma aja dinaikkan harga BBM.

  35.   roesli Says:

    Bagaimana nasib buruh, abang becak, dan rakyat miskin. Apakah sudah dihitung akibat kenaikan BBM, berapa kenaikan harga kebutuhan pokok mereka, apakah masih mampu beli…….. atau jatah makan berkurang… akibat harga naik semua.

  36.   Tarso Says:

    Gagasan seperti ini sangat dibutuhkan jangan sampai kita disesatkan oleh jargon para politisi yang mencari keuntungan dengan membodohi rakyat dengan jargon \ BBM naik rakyat sengsara \. Ingatlah bahwa minyak bumi suatu waktu akan habis jadi selagi belum habis harus dihemat dan dimanfaatkan sebaik2nya untuk kemaslahatan masyarakat.
    Intinya bagaimana menghemat tanpa menyusahkan rakyat. Harga BBM murah adalah cara mudah yang bisa dilakukan hari ini tapi \malapetaka\ di kemudian hari. Marilah kita bersama2 mendidik masyarakat agar menyadari bahwa BBM murah adalah bencana dimasa yang akan datang. Harga BBM tidak boleh murah agar bangsa kita dirangsa untuk mencari energi alternatif dan menghemat dan sebagai gantinya kita harus mencari program agar rakyat miskin tidak menderita. Kita harus berdebat tentang program bagaimana bisa membantu masyarakat bawah, bukan tentang naik atau tidaknya BBM.

  37.   morinof Says:

    semua terlalu sempurna dan sangat menarik
    tetapi, sebelum melakukan perubahan. rubah dahulu paradigma para pembantu negara, pegawai nergi dan antek anteknya.

    “Kalau bisa dipersulit, kenapa harus di permudah” apah hal itu bisa di rubah ?? ( mungkin butuh waktu 200 tahun jika serius )

    Belum lagi sikap rakus beberapa orang yang dengan sengaja mengakali uang rakyat ( yah berfikir positif ajah deh,paling tidak 100 tahun mendatang masih ada beras untuk di nikmati )

  38.   adi Says:

    betul itu pak! karena subsidi bbm hanya menguntungkan kalangan tertentu saja bukan rakyat!bukankah negara kita negara agraris maka seharusnya yg jd fokuskan adalah pertanianya

  39.   mulyanto Says:

    Setuju. Khusus yg beli subsidi, dicatat no. pol, dan catatan akhir bulan, yg beli subsidi dikumpulkan, kemudian diaudit. jika ada yg lebih pembelian BBM subsidinya akan terkena denda, atau subsidi angkot tsb bisa dicabut. Mohon diingat, BBM dll adalah TITIPAN ANAK CUCU KITA, dan BUKAN WARISAN.

  40.   garry Says:

    terlalu rumit dibedakan 2 harga.

    saya setuju naik jadi 6 ribu saja.

    trus tolong itu angkutan umum diperbaiki..
    biar yg miskin jangan sok-sokan kredit motor. naek angkot aja sana..

    kadang saya bingung sama orang yg ngakunya miskin..

    mereka ga ragu untuk melahirkan anak, tanpa mikir susah ngasih makannya.
    padahal kondom lebih murah dari biaya idup kedepannya..

    mreka berani kredit motor, trus dipake ugal2an sama anaknya (sering terlihat)
    saya aja yg beli cash sayang motor santai2 aja bawanya..

    trus pada beli rokok :D.. saya yg berkecukupan aja ga merokok.

    saya sih bersyukur yg pada miskin tapi anaknya banyak.. trus banyak yg merokok dan sok2an kredit ini itu..
    biar miskin terus sana wkwkwk

  41.   Argawana Says:

    Bimbi ini tipikal orang yang cuma bisa menghujat tanpa memberi solusi.
    Saya setuju 100% dengan penulis, paling nggak road mapnya sudah betul. Tinggal gimana pengawasannya. Seandainya ada sejuta ide ide segar seperti ini, Insya Allah Indonesia bisa bangkit.

  42.   Yayat Says:

    Kalo ngomong sih enak. Orang alat untuk mengetahui akan adanya Tsunami aja dicuri . Dan banyak lagi barang-2 milik rakyat yang dirusak/dicuri seperti tiang Transmisi, Kabel Telpon/Listrik, rel KA. Apakah alat pengintai barkode yg anda bilang juga tak dirusaki karena disitu adanya kepentingan pihak-2 tertentu utk meraih keuntungan. PPD aja ambruknya juga karena banyaknya spare part dari bis-bis yg baru dibeli dikanibal ke bis-2 lain (bahkan ke bis-2 swasta). Sehingga bis PPD baru umur setahun tapi jalannya sudah loyo. Mogok melulu. Kita juga belum tahu apakah nasibnya bis Trans Jkt juga begini, krn kita sering lihat bis-2 TJ sdh banyak yg rusak dan mogok (pdhal umur bis msh muda)

  43.   Yayat Says:

    Itu saja, yg katanya Dahlan Iskan mampu dan berhasil membangun PLN. Tp apa buktinya, sampe sekarang aja PLN masih menggunakan solar, padahal katanya dg Gas/batu bara bisa lebih murah. Tp knp tak dilakukan. Yah krn mentalnya org Indonesia selalu berprinsip, dimana peluang korupsi yg lbh besar maka itulah yg dikerjakan. Dan semboyan Kalau bisa dipersulit knp hrs dipermudah. SHG KT ORANG-2 DAHLAN ISKAN ITU BERHASIL DI PLN, MK SY BILANG BELUM BERHASIL. Walaupun ada terlalu naif kalo itu dikatakan keberhasilan seorang Direktur PLN

  44.   kulisenayan Says:

    hehe..trus yakin bung rakyat yg untung??tetep aja nggak, semua rakyat indonesia pake bbm, ga cuma org kaya..justru yg pake premium itu menengah ke bawah,,sedikit banget yg pake pertamax,,klo alphard ngisi premium,itu kerjaan sopir yga mau korupsi uang bensin..dan klo menengah ke bawah terkena dampak kenaikan bbm, bohong sembako dan barang lain ga naek..bullshit!!klo mao komprehensif, renegoisasi kontrak karya migas dari hulu..
    klo ide ini yg diterapkan, makin hidup dah tuh spbu asing, shell, total dll…
    yg bener justru turuniin harga bbm..pajak mobil gedein!!batasi penjualan mobil..ini karena pemimpimnnya rakus semua, jadinya di okein aja semua kendaraan, yg penting setoran lancar!!

    tapi klo ide benahin dulu mental pemimpinnya saya setuju sekaliiii…

  45.   idiokrasi Says:

    anda membuat tulisan yg berisi sebuah opini dengan titik pandang, BILA BBM NAIK, tapi anda tidak mencoba melihat bahwa negara ini dibawah pemerintahan yg sekarang sudah 3 kali menaikkan BBM.

    bila mengatakan bahwa berapa DUWIT yg di hemat oleh pemerintah dengan menaikkab harga BBM, dan DUWIT itu bisa dipakai untuk berbagai hal untuk kemakmuran dan kebaikan rakyat, pertanyaannya, apakah hal2 itu benar2 telah pernah dilakukan oleh pemerintah dan yg paling penting, SERIUS dilakukan oleh pemerintah mengaca pada 3 kali kenaikan BBM sebelumnya ?.

    kenapa selalu beropini bahwa seandainya atau seharusnya bila BBM naik ?, kenapa tidak pemerintah sebelum menaikkan BBM, membuktikan dulu bahwa pendidikan, manajemen distribusi BBM, transportasi umum adalah sesuatu yg serius dilakukan ? itu dulu saja dimulai, maka rakyat akan dengan mudah percaya dengan semua yang ada di tulisan anda.

    janganlah beralasan bahwa pemerintah tidak mempunyai anggaran lebih untuk memulai itu semua, karena dengan banyaknya korupsi-pun, negara ini masih mempunyai uang lebih untuk hal2 yg berbau konsumtif dalam anggaran belanja pemerintah.

  46.   Garang Says:

    Yang namanya subsidi hak semua warga negara. Saya termasuk orang yg setuju subsidi dicabut,demi uitk mebuka lapangan pekerjaan yg baru sehingga meningkatkan daya beli masyarakat.Sebenarnya BBM yang kita gunakan bukan 100% hasil bumi kita, 60% adalah BBM Import. Kalau ingin melihat Negara kita kuat dan disegani kita harus siap berkoran, Masa pertahanan Negara dg melawan musuh pakai bambu runcing ?

  47.   Herry Priyadi Says:

    saya salut dgn ide anda, pemikiran Gila ini hanya bisa di implementasikan di negara ini bila pemimpinya juga GILA dan berani berbuat yang tidak populer demi rakyat, tetapi Landasan semua ini harus kempalai pada Pancasila, bagaimana bisa makmur dan sejahtera kalau dasar Negara dan UUD 45 tidak di hayati, kaya hanya untuk si kaya, dan bila pemimpinnya masih bergaya seperti ini rasanya mustahil akan ada perubahan. siapapun yang pimpin Negara ini Harus Takut Tuhan Dulu baru bisa Merdeka.
    Sebenarnya seorang presiden itu kalau mau berbuat sesuatu mudah, ini bukan masalah bisa atau tidak persoalannya adalah apakah MAU
    atau tidak. seorang presiden sebenarnya tinggal panggil Panglima ABRI dan ke 5 jajaran di bawahnya, DPR dan MPR ( Cukup pimpinannya saja ) kalau anggutanya Ruwet bikin muak saja.
    ajak mereka komitmen memberantas KOROPSI dimualai dari Atas tentunya acara ini harus Live on TV-media dan jadikan hri itu libur dan msyarakat wajib nonton, bila jajaran yang diajak bicara Presiden itu setuju komitmentnya apa bila tidak dilaksanakan sanksinya apa?
    Tetapi bila tidak setuju marilah kita hancurkan sama sama negara ini dengan segera, dari pada nanti anak cucu kita yang harus menanggung derita di era perbuatan kejam kita yang saat ini ga ada ujung pemnyelesaiannya. Terimakasih LOVE INDONESIA

  48.   huron Says:

    haha, maaf kalau kesannya ide saya mirip , namun dapat saya beritahukan bahwa apabila terjadi kesamaan peristiwa dan ide , itu hanyalah kebetulan saja ( kayak di sinetron2 ) . just kidding . hehehe .

    saya sih da punya ide “IT” seperti ini sejak dulu , seperti id kita dalam chip , metode pembayaran debit langsung via sidik jari dsb (jd ga ada asumsi pengeluaran negara untuk biaya pencetakan uang tunai), dsb . namun dengan ketidakmatangan , semua itu hanya mimpi. hehehe

    memang pak , kadang kita harus berani berasumsi , berspekulasi demi terciptanya sesuatu yang baik , dan tentunya ide2 ini harus didukung dan berani diungkapkan .

    sayang , semua itu butuh “perencanaan yang matang”. sebab kita ga bisa maen ambil tindakan aja. tapi kita butuh penggerak , namun siapakah yang bisa “menjadi penggerak” ?

    kita terlalu malas dan egois , memikirkan diri sendiri terus , namun balik lagi . semua sudah jalannya . hehehe . smoga yang terbaik akan muncul ke permukaan .

    Hidup Indonesia .

  49.   lulu arbi Says:

    anda pnya ide yg bgus,,,,tp gmn crny mengubah pr pjabat yg bermental korupsi mjd pjabat yg bermental pngabdi…???????????????????????????

  50.   yanto Says:

    ribet amat? ntar kalo alatnya dicolong gimana? (lah wong detector gempa tsunami di dasar laut aja bisa ilang dicolong) kalo software nya rusak gimana? liat aja auto-door di terminal busway skrg! udah ga berfungsi lg. road map nya ga perlu seribet itu pak.
    pengangguran digaji per bln 1.5jt (sbg bentuk pertanggungjwban pemerintah atas ketidak-tersediaannya lap pekerjaan).
    pejabat korup alasannya apa? ya utk kampanye parpol lah (bagi2 uang/souvenir/bikin kaos/spanduk) atau buat balikin modal kampanye kemaren. nah kalo org miskin derajatnya sdh diangkat (1.5jt/bln) mudah2an org2 tsb tdk bisa dibeli lg pd saat pemilu.
    enakan nganggur donk? tenang aja, apapun sistem yg diterapkan, org2 yg sdh bekerja keras pasti dapat menikmati hasil yg lebih. mau tdk mau, karyawan existing digaji lbh tinggi 2-3x lipat. ga masalah beli bbm/ini itu. ga masalah semua harga dilempar ke pasar internasional. lah wong kite mampu beli.
    Pengusaha jg males kasih uang sogokan, soalnya beban gaji karyawan sudah besar, masa orang di luar perusahaan dikasih uang cuma2 hanya demi proyek, emang tuh org ga digaji ama institusinya?!

    gampang kan? knp tdk pernah terwujud? ya krn ada pihak2 yg ingin memanfaatkan kemiskinan rakyat.

  51.   Takeshi Says:

    Intinya Cuma SATU aja BOSS..
    Hukuman untuk KORUPTOR adalah HUKUMAN MATI, …dengan sendirinya “system” di indonesia akan berjalan dengan baik dan birokrasi yg gak penting ato cenderung “pungli” juga dihukum SEBERAT BERATNYA…biar yg mau KORUPSI ato mau malakukan PUNGLI akan mikir SERIBU KALI ….

  52.   muhtarmaksudi Says:

    ini baru pemikir yang handal dan tidak terprovokasi oleh isu murahan di kalangan dpr yang menentang kenaikan bbm..salute…

  53.   muhtarmaksudi Says:

    orang yang menentang kenaikan bbm adalah orang kaya yang ternyata paling banyak menikmati bbm, so mereka dan keluarganya punya mobil semua..tinggal rakyat di pedesaan aja yang jalan kaki sengsara setengah budek…ga dapet apa dari subsidi bbm…

  54.   kadra Says:

    jual blackberry 9330

    Sudah Termasuk Kartu Smartfren
    BBM Jelas Anti Pending
    Garansi Mesin 1 Minggu
    Garansi PIN 3 Tahun
    http://kaskuskadra.com/jual-blackberry-9330-BB-Curve-Keppler-CDMA-9330-EX-US-murah

  55.   santoso Says:

    wah ,, mahal sekali ya gan ..

    ditunggu kunjungan baliknya nih gan ..

  56.   widayatwsb Says:

    Ini bukan harapan kosong. Di negara-negara Eropa Barat dan Scandinavia sudah terjadi. Turki juga baru melaksanakan (dalam hal efek pertumbuhan ekonomi).
    Kalau Jakarta ga macet dan udaranya bersih, ga usah jadi orang kayapun hidup kita sudah bahagia …

  57.   Argo Says:

    bagus, anda sdh mengerti kondisi yg hrs diperbaiki.
    sy tambahkan singkat saja..
    1. kendaraan pelat hitam dan merah hanya boleh konsumsi pertamax
    harga pertamax silahkan dinaikkan jd 12-15rb
    2. kendaraan pelat kuning dan sepeda motor boleh konsumsi premium
    harga max 5rb
    3. sekolah & kesehatan dasar harus gratis
    4. transportasi umum ditingkatkan dan disubsidi. biaya per pax max 2-3rb.
    5. harga kendaraan pribadi & pajaknya dinaikkan. usia kendaraan max 10 thn. sepeda motor max 15 thn.
    terimakasih

  58.   JUAL BAJU COUPLE MURAH Says:

    Ha ha ha … Setuju, mas. Justru itu saya tekankan semua hal yang dilakukan tersebut harus DILAKUKAN (IN ACTION) SECARA BERSAMA. Jangan ada pihak yang merasa dirugikan. Bukan berarti sama-sama untung dalam arti konotasi. Tapi dilakukan secara etika baik atas dasar kesadaran masing-masing yang baik dan bersama. Indahnya berbagi. :D

    LEMARI CINTA
    Membantu Kamu dan Doi Selalu Tampil Beda Dalam Setiap Suasana

  59.   sakkapratama Says:

    Ane sebenernya setuju gan kalo bbm itu dinaikan , kalo msih di harga sekarang takut nya malah ada indikasi hutang untuk menutupi harga bbm yg murah , terus korupsi lagi deh

    http://teknolucu.blogdetik.com

  60.   i2sariah Says:

    ayo kita dukung pemerintah untuk memajukan bangsa ini hehehehe sok nasionalis ya

  61.   gatfan Says:

    yang utama sejahterakan RAKYAT NKRI bukannya tingkatkan perekomonian kita

  62.   widayatwsb Says:

    Peralatan pendeteksi tsunami dan gempa terletak di daerah terpencil tanpa penjagaan.
    Dalam kasus ini alat pemindai barcode yang ada di gerbang terminalaman karena selalu diawasi petugas terminal.
    Komputer adalah inventaris milik SPBU. Jadi mereka sendiri yang harus menjaga keamanannya.
    Kasus petugas yang sengaja merusak adalah faktor manusia (peluang terjadinya sangat besar), untuk itulah diperlukan seorang pemimpin yang mampu memberi contoh dan menginspirasi bawahannya untuk bangga berbuat jujur.

  63.   widayatwsb Says:

    Seorang pemimpin yang memberi ketauladanan dan menginspirasi anak buah …

  64.   widayatwsb Says:

    Secara otomatis semua akan turun jika ongkos angkut barang turun …

  65.   widayatwsb Says:

    Masalah transportasi jika diibaratkan pohon, jika batang dan dahan sudah berkembang maka ranting-ranting akan mengikuti.
    Jika masalah utama sudah selesai, maka para pengguna sepeda motor untuk berdagang tetap bisa membeli bbm bersubsidi.
    Bagaimana pengaturannya?
    Sekali lagi mudah sekali.
    Sepeda motor dan mobil yang digunakan untuk berdagang harus dicat mencolok dan ditulis sesuai jenis usaha.
    Misalnya : Motor penjual bubur ayam jika mau menggunakan bbm bersubsidi motor juga harus dicat warna khusus dan dicetak tulisan “BUBUR AYAM” di bodynya. Nomor polisi motor ini juga harus masuk database SPBU untuk kontrol jumlah pembelian BBM …

  66.   hendrawan Says:

    Saya setuju saja dgn ide2nya….mantaaaap.yg penting ide2 positif dan membangun….tinggal kita tunggu siapa dia?

    dari segi ekonomi dan BBM mantap…tapi dari segi hukum harus digalakkan, jangan sampai koruptor2 muda bertambah….yaitu dgn memaksimalkan hukuman, misal koruptor dgn nilai korupsi diatas 500jt kurungan 6thn tanpa remisi apapun, diatas 1M, minimal kurungan 12thn tanpa remisi….gak usah mikir HAM bagi koruptor tapi mikir HAM bagi rakyat yg dirugikannya.

    artinya bahwa memang ada efek JERA sehingga korupsi berkurang!

  67.   Novian Agung Says:

    Wah Anda ini, terlalu menyepelekan pemerintah. Ada dana segar 100T, ya habislah dibagi-bagikan, apalagi kalau pemerintah untuk bikin program \angkot\ yang Anda canangkan, saya cuma bisa tertawa. Akan berawa besar dana (termasuk) markup yang akan diajukan pemerintah untuk pembuatan program, pengadaan infrastruktur, dan pengadaan tenaga kerjanya? Lagipula buat apa pemerintah mengawasi angkot? Pasti malas mereka, wkwkwk….

    Harusnya harga BBM itu 900perak, toh BBM tinggal ngeruk. BBM itu milik rakyat, pemerintah seharusnya cuma \menjual\ harga operasional untuk pengolahannya saja.

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>