Tak Kusangka Anda Sekeren Itu … (Tribute To Foke)

1 Oct 2012

Sungguh sangat beruntung selama ini seingat saya tak sekalipun saya menulis atau membuat komentar tak proporsional tentang mantan Gubernur DKI Fauzi Bowo. Walaupun dalam hati kadang timbul rasa kurang simpatik dengan gaya dan penampilannya yang kadang terkesan arogan di depan media. Tatapan mata yang tajam, kumis yang melintang, nada bicara yang lantang dan gerakan telunjuknya yang suka menuding seenaknya. Sikap-sikap yang dalam bahasa Jawa cukup digambarkan dengan satu kata ulang: “PETENTANG-PETENTENG”.

Tapi saya sama sekali tak menduga bahwa ternyata di balik semua itu Fauzi Bowo memiliki sportifitas yang luar biasa . Mengakui kekalahan walaupun penghitungan suara baru berdasarkan quick count adalah sebuah sikap elegan yang menunjukkan betapa dia begitu menghargai ilmu pengetahuan. Seingat saya tak ada orang lain yang pernah melakukan ini. Tak juga para mantan presiden kita sekalipun. Apalagi jika mempertimbangkan bahwa persaingan yang berlangsung sebelumnya sedemikian sengitnya hingga resonansinya terasa sampai ke segala penjuru tanah air bahkan melibatkan warga negara Indonesia yang berada di manca negara.

Pemandangan Foke tampil dan berbicara di televisi ketika mengakui kekalahan dan mengucapkan selamat kepada pesaingnya sungguh tidak kalah hebat dengan saat Jokowi meminta para pendukungnya segera pulang ke rumah masing-masing dan tidak terjebak kepada euphoria kemenangan berlebihan.

Rupanya pembawaan Foke yang terkesan kereng selama ini adalah gawan bayi (bawaan lahir) dan bukan merupakan sebuah perlambang dari sebuah sikap arogan. Sikap legowo dan sportif yang ditunjukkannya seolah mencuci bersih segala yang terjadi selama masa-masa pilkada berlangsung.

Sungguh pilkada DKI tidak akan menjadi sebuah peristiwa pesta demokrasi paling fenomenal di tanah air tanpa keputusan Anda untuk menerima kekalahan. Sikap Anda telah menyempurnakan semuanya.

Jika Jokowi telah menunjukkan contoh paling hebat bagaimana cara memenangkan sebuah pilkada dengan merebut hati rakyat, maka Andalah contoh terhebat tentang bagaimana seharusnya seseorang menerima sebuah kekalahan.

Selamat Pak Foke ! Saya angkat topi untuk semua yang telah Anda lakukan …

Semoga para pemimpin yang lain mampu meneladani sikap yang diambil kedua tokoh bangsa ini …

.

Wallahu álam bishawab


TAGS


-

Author

Follow Me